Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, jamur kuping diyakini memiliki khasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan seorang peneliti Amerika, Dr. Dale Hammerschmidt dari Minnesota Medical School mengatakan bahwa jamur kuping jika disajikan dalam menu makanan sehari-hari berkhasiat melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Sekaligus, mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Jamur kuping (Auricularia auricula) merupakan keluarga jamur kayu. Dulunya, jamur ini tumbuh liar dan hidup menempel pada pokok kayu yang telah lapuk atau dipungut dari hutan. Kini, seiring dengan makin banyaknya permintaan jamur kuping, baik untuk masakan atau obat, budidaya jamur kuping sudah banyak dilakukan.

Di kenal ada 2 jenis jamur kuping :

– Jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) atau cloud ear mushrooms. Berbentuk seperti daun telinga, berwarna hitam keunguan, hidupnya menempel pada kayu yang cukup basah dan lembab. Jamur jenis ini banyak dibudidayakan di Cina, Thailand dan beberapa negara di kawasan Indocina.

-Jamur kuping merah (Auricularia auricula judae), berukuran lebih besar dan warnanya sedikit kemerahan. Jenis ini paling umum dibudidayakan di Indonesia, Malaysia dan kawasan Asia lainnya.

Di pasaran, jamur kuping lazim dijual dalam bentuk segar atau kering, tentu saja antara keduanya memiliki kandungan gizi yang berbeda. Perbedaan tersebut dikarenakan oleh kandungan airnya.

Dari segi gastronomic ataupun organoleptik, rasa, aroma dan penampilan jamur kuping memang kurang menarik. Jika disajikan dalam bentuk makananpun, rupanya kurang menggugah selera. Namun siapa yang tidak tahu jika jamur ini dapat berfungsi sebagai obat dan penawar racun.
Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental. Bahkan lendir jamur kuping dapat menetralkan dan menonaktifkan kolestrol. Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ketebalan dan warnanya. Kandungan nutrisi jamur kuping terdiriatas kadar air (89.1), protein (4.2), lemak (8.3), karbohidrat total (82.8), serat (19.8), abu (4.7), dan nilai energi 351.
Jamur kuping yang mempunyai tubuh buah kecil, sering disebut jamur kuping tikus. Digemari konsumen karena warnanya lebih muda dan rasanya lebih gurih. Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar, biasa jamur kuping gajah. Rasanya sedikit kenyal dan alot, sehingga kurang disenangi karena harus dipotong kecil-kecil terlebih dahulu.
Jamur kuping selain untuk makanan juga kerapdigunakan untuk pengobatan, seperti mengurangi panas dalam dan mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar. Lendir yang dikeluarkan saat jamur kuping dipanaskan berguna untuk menetralkan atau penangkal racun, baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, bahakan sampai racun dalam bentuk logam berat. Hampir semua ramuan masakan china, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan menonaktifkan racun.
Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping efektif untuk menghambat pertumbuhan carcinoma dan sareoma (kanker) sampai 80-90%. Ia juga berfungsi untuk menghambat penggumpalan darah. Manfaat jamur kuping untuk pengobatan penyakit salah satunya adalah darah tinggi atau pembuluh darah mengeras akibat penggumpalan darah.

Dari segi gastronomik ataupun organoleptik (rasa, aroma, dan penampilan), jamur kuping kurang menarik bila dihidangkan sebagai bahan makanan. Namun, jamur kuping sudah dikenal dekat sebagai bahan makanan yang memiliki khasiat sebagai obat dan penawar racun.

Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental. Bahkan, lendir jamur kuping dapat menonaktifkan atau menetralkan kolesterol. Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ketebalan, dan warnanya. Jamur kuping yang mempunyai bentuk tubuh buah kecil (sering disebut jamur kuping tikus) digemari konsumen karena warnanya lebih muda, dan rasanya lebih gurih.

Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar (jamur kuping gajah) rasanya sedikit kenyal atau alot sehingga kurang disenangi karena harus diiris kecil-kecil bila akan dimasak. Jamur kuping selain untuk ramuan makanan juga untuk pengobatan. Untuk mengurangi panas dalam dan mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar.

Kandungan nutrisi jamur kuping terdiri atas kadar air 89,1, protein 4,2, lemak 8,3, karbohidrat total 82,8, serat 19,8, abu 4,7, dan nilai energi 351. Jamur kuping dipanaskan, maka lendir yang dihasilkan memiliki khasiat seperti penangkar atau penonaktifan racun, baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, bahkan sampai ke racun berbentuk logam berat. Hampir semua ramuan masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan menonaktifkan racun.

Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping efektif untuk menghambat pertumbuhan carcinoma dan sarcoma (kanker) sampai 80 – 90 persen. Berfungsi juga untuk menghambat penggumpalan darah. Manfaat jamur kuping untuk pengobatan penyakit, satu diantaranya darah tinggi atau pembuluh darah mengeras akibat penggumpalan darah. Jadi selain dikonsumsi sebagai makanan, ternyata jamur kuping sangat bermanfaat bagi tubuh. sindo